

Kami percaya, masa depan Indonesia dibentuk dari kota-kotanya.
Kota bukan sekadar tempat untuk dikelola, tetapi lebih dari sistem strategis yang bentuk daya saing, kohesi sosial, dan demokrasi.
Kota-kota harus dikelola lewat pengetahuan, kolaborasi, dan penghormatan yang mendalam terhadap kepercayaan publik.
Karsa, sebuah istilah yang melambangkan
"kemauan yang kuat,” menjadi pesan nyata bagi semua pihak, yang mencerminkan visi lembaga dalam upayanya mengelevasi kota-kota di seluruh Indonesia menuju kemajuan yang gemilang.
Globally.
- "Elevate" berarti meningkatkan kapasitas, kualitas, dan cara berpikir.
- Bukan mempercepat yang sudah maju, melainkan membantu setiap kota naik kelas secara adil.
- Fokus pada kapabilitas jangka panjang, bukan tambalan sesaat.
- Kompetitif tanpa kelayakan huni itu eksklusif.
- Kelayakan huni tanpa keadilan itu dangkal.
- Keadilan tanpa daya saing tidak berkelanjutan.
- Belajar dari praktik terbaik global
- Membandingkan secara terbuka antar kota dan negara
- Mengadaptasi pengetahuan global ke realitas lokal
Visi yang dibangun
Membentuk perspektif strategis dalam mengembangkan kota, hingga mengatasi tantangan perkotaan di berbagai kota Indonesia.
Yang Kami Lakukan
Arah strategis kami dibentuk oleh tokoh-tokoh utama, program-program katalis, dan isu-isu perkotaan yang mendesak—memajukan kota melalui kolaborasi yang berorientasi pada tujuan dan wawasan multidimensi.- Kolaboratif.
Kolaborasi memastikan tiap suara didengar, tiap ide dihargai, dan tiap upaya berkontribusi pada kemajuan yang berkelanjutan.
- Multidisiplin.
Dengan menyatukan ragam perspektif, kami mengembangkan strategi inovatif dan komprehensif yang menjawab kebutuhan kota yang penuh dimensi.
- Global.
Dalam mengakselerasi kota, mengelevasinya menjadi kota global dalam segi fungsi dan peran harus menjadi prinsip utama. Fokusnya dapat memastikan kontribusi yang berarti di panggung dunia.
MobilitasRuang mobilitas, infrastruktur mobilitas, integrasi transportasi, titik temu mobilitas, dll.
Kelayakan hidupRuang ketiga, perumahan, fasilitas kesehatan, layanan dasar, edukasi, revitalisasi, dll.
LingkunganPengolahan limbah, manajemen bencana, pengurangan sampah, perluasan akses air bersih, dll.
Tata kelolaIntegrasi layanan publik, manajemen eksekusi program, efektivitas tata kelola, dll.
Komunikasi strategisJenama kota, strategi komunikasi otoritas, manajemen pemecahan masalah, dll.