Karsa Citylab menyelenggarakan malam kolaborasi bersama para pemangku kepentingan perkotaan bertempat di Wisma Habibie-Ainun, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (17/11). Pertemuan ini mempertemukan berbagai unsur ekosistem kota, mulai dari pemangku kebijakan kota, diplomat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, hingga pelaku usaha, untuk memperkuat jejaring dan membangun gagasan bersama bagi masa depan kota-kota di Indonesia.
Mengusung semangat Participolis sebagai suatu gagasan yang dibawa oleh Board of Brain Trust Karsa CityLab, Bambang Susantono, ajang temu seluruh unsur urban ini menegaskan bahwa pembangunan kota yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi lintas disiplin dan partisipasi aktif masyarakat. Dalam pendekatan ini, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan menghubungkan kepakaran, inisiatif warga, serta berbagai sumber daya yang dimiliki setiap pemangku kepentingan.
Melalui pertemuan ini, Karsa Citylab memperkuat perannya sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan para ahli, pengambil kebijakan, pelaku lapangan, dan masyarakat untuk saling bertukar pengetahuan, merumuskan solusi, serta mendorong inovasi perkotaan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian kolaborasi yang akan terus dikembangkan guna menghadirkan kota-kota yang lebih inklusif, adaptif, dan berdaya saing melalui semangat gotong royong dan kepemimpinan bersama.
